Pentingnya self-awareness untuk memiliki kehidupan yang lebih terarah

 

Hi, pernah gak kamu jenuh dengan semua aktivitas yang kamu lakuin?  Diawali dengan bangun pagi, terus mandi, berangkat kerja, pulang, hingga tidur lagi. Semua aktivitas yang kamu lakuin  kaya udah otomatis bergerak dengan sendirinya dan ngerasa “YA GITU-GITU AJA”. 

 

Nah, kalo kamu merasa seperti itu, kemungkinan besar kamu sedang menjalani hidup dalam mode ‘Autopilot.’ Hidup Autopilot itu apa sih? Menurut psikolog Ira E. Hyman Jr, Benjamin A. Sarb dan Breanne M. Wise-Swanson, hidup autopilot adalah:

 

  • Melakukan sesuatu secara tidak sadar 

Contoh sederhananya kamu mau ke toko tapi malah ke lapangan bola. Kamu secara tidak sadar pergi lapangan bola dan hal ini terjadi karena kamu sedang berada dalam mode autopilot. 

 

  • Tidak fokus dengan keadaan saat ini

Contoh, kamu mungkin sedang mencari barang diskonan di sebuah toko dan setelah mendapatkan barang yang ingin kamu beli, kamu bertemu dengan ibu mertuamu di kasir. Ternyata kalian berada di toko yang sama selama 15 menit!

 

Setiap orang pasti pernah mengalami hal ini. Suatu kondisi dimana seseorang menyelesaikan rutinitas sehari-harinya tanpa menyadari apa yang sebenarnya terjadi. Semua perilakunya seolah seperti reaksi otomatis terhadap lingkungan sekitar.

 

Emang kenapa kalo ngejalanin keseharian secara autopilot?” 

 

Hidup dengan autopilot berarti menghilangkan kesempatan diri sendiri untuk ‘hidup’ pada masa sekarang dan mendengarkan apa yang sebenarnya diinginkan atau dibutuhkan tubuh. Kondisi ini seringkali membuatmu menjadi kurang teliti dan membuat berbagai kesalahan yang seharusnya bisa dihindari. Kebayang gak kalo hal ini kamu lakuin saat harus mengambil keputusan penting?

 

Inilah kenapa konsep self-awareness atau kesadaran diri penting dalam kehidupan sehari-hari. 

 

Self awareness dapat membuatmu menjadi lebih paham dengan kebutuhan dan keinginanmu; dan juga membantumu membuat keputusan yang lebih baik di dalam karir, hubungan, dan area kehidupanmu yang lain (Cowden & Weitz, 2018), 

 

Memang membangun self awareness itu gak gampang. Orang-orang dengan self awareness tertinggi membutuhkan sesi meditasi, pertemuan dengan psikolog, dan praktik menulis jurnal bertahun-tahun untuk mencapai level self aware itu.

Namun, ada sebuah cara ringkas untuk memahami dirimu sendiri lebih baik, yaitu mengisi assessment. Dengan mengisi assessment yang dibuat berdasarkan riset yang tepat dengan jujur, kamu akan dapat memahami apa yang sebenarnya terjadi di satu area spesifik kehidupanmu. Dengan pemahaman ini, kamu kemudian dapat mencari berbagai solusi kreatif untuk menyelesaikan masalah itu. 

 

Nah dibawah ini Mingai bakal kasih kamu beberapa assessment yang sudah dipisahkan sesuai 3 area kehidupan:

Relationship

Career

Personal Wellbeing

+62 812-2747-8988
info@ikigaiguild.com